Menjelang lebaran (lagi!)
Aku terbangun dari tidur ayam yang penuh dengan rapalan doa,”Iyya kaa na’ budu wa iyya ka nastaiin” ketika pramugari dengan suara yang khas ^_^ mengumumkan penumpang untuk mengencangkan ikat pinggang karena pesawat sudah mau mendarat. Di luar pesawat, pemandangan lampu-lampu kota berwarna kuning,muncul berpendar di antara kegelapan langit.
Pesawat Lion Air mendarat dengan tenang di bandara Juanda baru, Surabaya , pukul 22.20 malam. Membaca berita-berita kecelakaan pesawat di koran dan melihatnya di teve, sekarang bikin aku selalu deg-degan setiap kali naik pesawat.paranoid! Lega sekarang. Mudah-mudahan dengan seringnya kecelakaan pesawat di Indonesia, pilot-pilot dan semua maskapai jadi makin ekstra hati-hati mikirin keselamatan penumpang. Amin amin…
Aku pulang berkumpul sama saudara-saudara dan ponakan-ponakanku di Surabaya. Hari ini tarawih terakhir menjelang Idul Fitri. HAH…leganya memasuki ruangan pengambilan bagasi pesawat. Setelah mengambil tas, aku dan Bapak-Ibu keluar ke anjungan penunggu.
Dede, adikku tersenyum menunggu di luar. Udara Surabaya (nggak tau kenapa menurutku aromanya khas..beda sama Jakarta.heheheh) langsung menyergap, angin yang tumben dingin…bertiup mengiringi kedatangan adikku. Cium, peluk…
Hari libur, seminggu (lumayan) sudah mulai…bahagia…
Yofi said,
September 30, 2008 @ 2:01 am
Kang Arvin selamat berlebaran yaa.. Mohon maaf kang, lahir dan bathin.
Aku lebaran di kosan ma pak Ali, hyaaa..
Salam ya kang buat keluarganya..