Konser sudah selesai
Konser Bandung, 3 Juni 2007 dari rangkaian Earth’s Rhapsdoy sebagai konser tahunan PS Unpad 2007 sudah selesai. Yang aku rasakan macam-macam. Setiap tahun ’sensasi’nya memang berbeda-beda karena komposisi orang dan nuansa lagu-lagunya ikut berpengaruh.
Konser di Bandung alhamdulillah terasa lebih rapi dan lebih baik, karena insiden hari Jumat itu *aku pikir* jadi pemacu teman-teman Unpad untuk lebih sungguh-sungguh di hari Minggunya.
Awal latihan siang Minggu itu aku pimpin dengan perasaan hati seperti hari Jumat. Aku rasa saat itu aku menumpahkan kekesalan dan kekecewaanku pada awal latihan. Lumayan terobati berangsur-angsur, setelah melihat kesungguhan penyanyi dan juga sikap dari teman-teman yang tidak ingin mengulang kekurangan di konser Jakarta hari Minggu sebelumnya. Di akhir latihan (GR) aku mengungkapkan perasaan dan permohonan maafku untuk segala ketidaknyamanan sepanjang siang dan hari-hari sebelumnya.
Tapi waktu masuk panggung di permulaan konser, aku sekali lagi harus kecewa, waktu melihat sangat sedikitnya jumlah penonton yang hadir di konser. Dari kapasitas 300 (bener ngga ya) kursi yang terisi kurang dari 1/4nya. Memang penonton nambah dari waktu ke waktu tapi jumlahnya tidak banyak untuk ukuran ruangan yang besar. Konser jadi kerasa sepi. Terlepas dari apa yang sudah diusahakan, aku sangat menyayangkan ketidaksigapan panitia dalam mengurus konser kali ini–> terutama masalah publikasi.
Teman-teman penyanyi selama latihan-latihan terakhir sebelum konser sudah berada dalam tekanan dari aku untuk menyanyi dengan maksimal.Ternyata semua tidak terbayar dengan jumlah penonton yang sedikit. Semua penyanyi tentu saja berharap ditonton oleh banyak orang. Penyanyi dan aku sendiri pengen dihargai dan diapresiasi, sesuai dengan yang sudah kita usahakan selama latihan.
Ini perlu jadi bahan renungan dan pelajaran buat pengurus dan panitia agar bersungguh-sungguh (terutama belajar dan mendengar dari banyak orang yang lebih tahu), supaya konser atau acara-acara PS Unpad di tahun-tahun mendatang lebih didengar dan diapresiasi oleh banyak orang.
Pesanku yang lain dan tidak kalah penting untuk kegiatan-kegiatan ke depan:
manfaatkan waktu sebaik-baiknya dan jangan pernah mempermainkan waktu. Rasanya cuma PS Unpad yang bisa latihan sampai jam 1 malam karena kita mengkonsistenkan masalah waktu ini tapi pada akhirnya yang rugi tetap kita semua. Jam latihan tetap efektif (karena strict 3-4 jam sekali latihan mulai jam berapa pun), tetapi banyak waktu dan energi yang terbuang untuk menunggu. Padahal dalam masa menunggu latihan itu (tepatnya menunggu teman-teman lain datang sesuai kuota), kita bisa melakukan banyak hal dengan lebih bermanfaat misalnya belajar, kursus, mengerjakan tugas dan lain-lain.
Yang terakhir:
Unpad perlu belajar organisasi lebih sungguh-sungguh, dengan mengikuti seminar tentang organisasi, pelatihan atau studi banding ke universitas/unit kegiatan lain.
Krisis organisator handal di PS Unpad terasa sekali dan ini bisa menghambat kemajuan kelompok ini. Dalam tahun-tahun terakhir beberapa program besar PS Unpad yang gagal salah satu faktornya karena kurang kuatnya lobi dan komunikasi dengan pihak mitra kita (lembaga,penyandang dana dsb).
Konser kemarin lebih baik dari konser di Unpad, tapi rasa tidak puas tentang hal-hal di atas bikin aku punya sedikit kesan yang tidak nyaman pada konser tahun ini.
Aku khawatir kalau kita tidak berubah, KPS bulan Agustus akhir nanti (3bulan lagi!) menuai hasil yang tidak maksimal (naudzubillaahi min dzaliik).
Mudah-mudahan semua kekurangan yang ada bisa jadi bahan evaluasi buat PS Unpad ke depan.
christine said,
June 6, 2007 @ 10:43 pm
wah wah…tetap semangat ya mas (dan ps UNPAD). memang benar kata k’arvin,komunikasi dengan lembaga2 dan penyalur dana itu penting. bukan hanya itu. diantara sesama penyayinya juga. jadi semuanya bisa clear. hehehehh….tetap semangat di KPS ya…sampai ketemu di KPS….;p heheheh
Patricia said,
June 28, 2007 @ 6:14 am
Waduh.. waduh.., ada apa dengan pengurus dan panitia PSM Unpad tahun ini? Biasanya malah pihak dari luar yang belajar berorganisasi ke PSM Unpad loh… tapi aku setuju ama Kang Arvin, PSM Unpad harus selalu banyak belajar berorganisasi dan hal2x lain sebagainya dari Paduan Suara lain atau organisasi lain yang lebih baik daripada PSM Unpad. Yup, PSM Unpad memang harus banyak belajar dari pengalamannya. Harapanku kepengurusan dan kepanitiaan PSM Unpad tahun ini harus lebih baik daripada sebelum-sebelumnya ya! Semangat, PSM Unpad! Wish you all the best!