Kok bisa ya??
Pagi ini tumben-tumbennya aku bisa nangis!! Ini cuma gara-gara tontonan di ANTEVE sialan itu.
Selama ini aku cuma menyediakan airmataku tumpah cuma buat kedua orangtuaku. Nggak pernah buat kesepian, sakit, marah apalagi buat patah hati.Pantang hehehe.
Mungkin hari Minggu pagi ini jam-jam sensitifku muncul. Jam 8.20 pagi ,aku nyampe kos-an dari Jakarta. Sambil bebaringan sebelum berangkat ke kampus untuk ngaudisi anak Unpad aku iseng nyalain TV yang udah beberapa hari dianggurin karena ditinggal ke Jakarta. CKLEK…langsung metrotv dengan berita pencarian pesawat Adam Air. Bosan…gitu-gitu aja.
Aku pindah saluran satu-satu sampai aku tertarik sama Anteve acara reality show.
Kebetulan lagi nayangin seorang ibu di Yogya cari pembeli piring keramik menyusuri kampung,pinggiran jalan di yogya. Penasaran aku jadinya, karena sudut pengambilan gambarnya seperti berita BUSER, yang geraknya dinamis. Tapi di tayangan ini, disembunyikan di tempat yang ga diketahui ama orang sekitarnya. Aku pikir lagi ngerjain orang nih.
Ibu-ibu itu diceritakan (ternyata akting disuruh anteve) lagi kesusahan uang karena suaminya di-PHK dan dia butuh uang sekolah untuk anaknya. Dia jalan ke sana ke mari panas-panas, cari orang yang mau beli keramik jelek seharga 40-ribu (kemahalan untuk barang jelek kaya gitu).
Banyak orang yang nolak dengan wajah ngga percaya karena mungkin udah banyak kejadian penipuan dengan modus kaya gitu. Udah gitu banyak pula yang ngomel-ngomel waktu ditawarin barang.
Di tayangan yang namanya 10XLIPAT itu, dilihatin orang yang ‘tertangkap basah’ bantu ibu-ibu itu. Yang nolong dengan tulus itu justru orang yang lagi susah hidup. Seperti orang yang lagi jalan kaki, atau penjual, malahan tukang parkir.
Di tayangan lain, dilihatkan juga tukang andong yang ‘terpedaya’ menolong ibu-ibu yang ‘pura-pura’ ga punya uang (lagi2 dibayar akting sama anteve) mau pergi ke Gembira Loka Yogya ama anaknya yang masih kecil-kecil. Dari yang ditolak sama ’supir’ andong lain dengan cara yang ga pantas, akhirnya ibu-ibu itu ditolong sama satu tukang andong yang mau ga dibayar untuk bantu ibu-ibu itu ke Gembira Loka.
Aku terharu kali. Karena aku tau itu ga direkayasa. Jaman kaya gini susah cari orang yang kebaikan hatinya seikhlas orang-orang yang ada di acara 10XLIPAT itu. Karena banyaknya kalo dimintain bantuan suka curigaan aja bawaannya.Dan yang mau bantu sesama dengan tulus itu justru orang yang hidupnya susah juga.
Jadi bikin teringat orangtua sendiri (naudzubillah jangan sampai kesusahan kaya gitu) atau ponakan sendiri atau kepikiran betapa kadang kita sendiri suka pelit atau curiga sama orang yang minta belas kasihan sama kita.
Untungnya tayangan 10xlipat anteve itu emang tujuannya memberi imbalan buat orang yang kedapatan tulus membantu orang susah itu, dengan melipatkan pemberiannya jadi 10x lipat dari uang yang dikasih,Happy ending deh. Gantian orang yang tadinya menolong itu pada nangis-nangis terharu dan bahagia.
Dasar anteve bisa aja bikin acara!