Thank’s Agria (^_^)/~
Minggu, 28 Mei 2006 kemaren, aku kembali menjalankan kewajiban membimbing anak-anak Agria Swara, PSM IPB Bogor, untuk menyanyi dalam konser. Tempatnya di Kemuning Gading, Balaikota Bogor. Hmmm… dalam satu sisi aku sudah mulai mati rasa kalau harus memimpin atau bahkan menyanyi paduan suara di depan publik. Tapi di sisi lain, ada suatu perasaan yang menyenangkan bahwa aku masih bisa membimbing grup paduan suara IPB ini.
Aku ga bisa mengingkari, bahwa Agria adalah grup yang relatif awam mengapresiasi musik (*apalagi musik klasik)—>anggotanya relatif muda, rata2 baru 1-3 tahun nyanyi di paduan suara.Tapi ada hal yang nggak bisa aku ingkari juga bahwa, aku merasa nyaman melatih Agria, terutama karena suasana latihannya yang menyenangkan. Ditambah lagi dengan melihat cara anak-anak Agria berinteraksi satu sama lain, penghargaan terhadap yang memimpin di depan, semua bikin aku ikut menghargai mereka dengan tulus.
?–>Apa karena atmosfir IPB yang tertib dan teratur, menyebabkan mereka punya pola pikir dan cara pandang yang tertib dan teratur juga. oya?Oya?Oya?
OK lah dalam urusan menyanyi kita (Agria dan aku) memang harus giat berlatih—apalagi menghadapi kompetisi Belanda September ini–>kudu prima biar bisa bersanding dengan paduan suara kualitas Eropa.
Konser kemaren juga menyisakan sesal tentang kurangnya penghargaan sama waktu (inget kan GR yang cuma sempat dicoba 1 babak saja karena kitanya lelet dan penonton keburu datang?).Ditambah juga dengan regenerasi anggota yang kelewat cepat===>anak2 IPB kelewat rajin n pengen cepet lulus kuliah.Yang suaranya udah mulai ‘jadi’, keburu lulus dan pergi.Akhirnya aku kudu mulai ngelatih yang ‘mentah-mentah’ lagi heheh.
Tapi satu hal penting:etika bergaul yang baik, organisasi yang terstruktur itu bisa jadi modal yang baik buat Agria biar lebih maju di masa-masa mendatang.
Konser Vox Versatilus sudah lewat, meninggalkan kesan baik tentang persahabatan dan sikap saling menghargai di Agria Swara—> lengkap dengan intrik-intriknya. (’^_*)
Makasih ya Agria. Insya Allah kalian bisa lebih maju dan dikenal sebagai paduan suara yang santun, mampu bersanding dengan paduan suara baik lainnya.
Buat presidium–>titin,imas,ika, juga ketua panitia-widi, dan budi,polina,ari,hesti,arif,hendra,putra,helmi teman-teman Agria yang sudah menemani aku selama latihan kita yang padat dan singkat, terima kasih banyak ya (yang belum kesebut mohon maklum, abdi teh osok hilap). Sampai ketemu di persiapan audisi Belanda. CHAYO (hihihi sebel juga pake istilah ini).
Vivat Agria Swara IPB.